Kita sering mendengar seseorang memarahi seorang #anak dengan kata-kata seperti ini: "gak tau sopan santun, kayak yang gak disekolahin aja!" Catatan: bahwa yang tidak sekolah itu tidak tahu sopan santun. Begitulah, padahal selama 16 tahun aku belajar di sekolah, 6 tahun sekolah dasar, 6 tahun sekolah menengah dan 4 tahun sekolah tinggi. 16 tahun aku tak pernah mendapatkan #pendidikan tatakrama atau sopan santun. Yang aku dapatkan justru pengajaran pelajaran, bukan pendidikan. Guru atau Dosen hanya mengajar, atau menyampaikan mata pelajaran/mata kuliah kepada murid/mahasiswa-nya, bukan mendidik, apalagi dalam pendidikan tatakrama atau kesopan-santunan. Pantas jika anak didiknya suka selfie di medsos, karna gurunya suka selfie juga. Barulah itu yang dinamakan mendidik, karena konsep mendidikan adalah memberi sebuah contoh, baik dalam hal positif maupun negatif. Jadi pada dasarnya, pendidikan itu hanya ada pada orang tua, yang memberikan contoh kepada anaknya. Jangan salahkan anaknya bila anaknya nakal, karena tanggung jawab pendidikan ada pada orang tua. Dan jangan menyalahkan sekolah, karena menyekolahkan anak bukan untuk mendidik sopan-santun-nya. Bila seorang anak itu santun terhadap orang lain atau terhadap orang tuanya, itu karena orang tuanya yang mempunyai perilaku santun dan mendidik (memberikan contoh kepada) anaknya dengan baik. Semoga bermanfaat.